Skip to main content

Posts

Sahabat adalah...

Assalamualaikuuuuum! Kali ini aku mau cerita tentang sahabat. Pasti kalian semua punya dong temen deket, yang bener-bener bisa mengerti kalian. Tanpa sok jaim, panggil kalian dengan sebutan ga sewajarnya. Buat aku, sahabat adalah orang yang tau apa yang kita rasakan meskipun kita ga cerita. Eits bukan dukun juga loh ya. Tapi lebih ke orang yang hafal mood kita, kapan kita sedih dan butuh sendiri, dan kapan kita seneng dan butuh berbagi. Banyak hal yang semua orang ga tau tentang kita, tapi sahabat kita tau itu. Hangout tanpa tujuan, menertawakan hal receh yang terjadi, gosipin orang sampe ubun-ubunnya. Tanpa ada kata tersinggung meskipun saling adu pendapat. Kadang nemuin orang yang sama kayak kita juga susah kan. Semua perlu waktu buat kita saling mengenal. Tapi beda dengan sahabat. Tanpa kita kenalan pun, dia tau apa yang dia lakukan. Jatuh bareng bukannya nangis malah ketawa. Salah satu sakit lainnya membangun. Itu namanya sahabat. Banyak hal yang seharusnya bisa aku share sama kal...

SEMANGAT YAK

Assalamualaikuuuuuummm!!! Aku mau berbagi cerita sedikit nih tentang apa yang uda aku laluin 1tahun yang lalu. Bukan mau mengungkit lembaran yang telah lalu, cumaaaaa aku mau berbagi semangat aja untuk kalian semua. Yang mungkin sekarang lagi sakit, atau lagi putus asa, gapunya semangat lagi karna diagnosa dokter. Sebenernya aku pun juga pernah kayak kalian gitu. Sejak kata dokter aku harus menjalani beberapa medical check up, dan hasilnya ternyata aku terkena TB Tulang Belakang. Aku gabakal banyak cerita soal itu, cuma aku mau berbagi semangatku waktu itu. Aku harus menjalani operasi besar saat itu, sekitar 4-5jam aku di ruang operasi. Yang ada dalam pikiranku saat itu, cuma aku pengen sembuh, aku pengen semua orang yang sudah menemaniku bahagia denger operasinya berhasil dan berjalan dengan lancar. Sekitar 15 menit sebelum aku masuk diruang operasi, ibu selalu menyuruhku berdoa, meminta dan berserah diri padaNya. Aku takut sekali saat itu, tapi aku gamau terlihat takut. Karna aku ta...

Mantan buat apa?

Mantan? Lagi-lagi aku membahas soal mantan. Sebenernya ada apa sih sama mantan aku? Atau mantan kamu? Hahaha. Karna menurutku ini hal yang perlu dibahas, jadi aku bahas disini. Kali aja kalian yang baca ini juga pernah merasa kayak aku (#CARITEMEN). Aku awali dari hubungan yang gaada harmonisnya ya. Dulu aku sama mantan sebut saja doi, awalnya sih sayang-sayangan, setelah jadi mantan? DUAAARRR bisa setan-setanan wkwk. Tapi aku maklum sih, emang semua kan ada masanya ya? Cuma bagaimana kita bisa menanggapi masa itu aja sih. Dulu di masanya aku baru putus sama doi, doi masih sering hubungi aku. Karna modusnya kita putus secara baik-baik. Apa doi ga mikir ya? kalo baik-baik aja ya ga mungkin putus atu kang! Tapi gapapa sih, gaada salahnya juga masih menjaga tali silahturahmi. Dan setelah sekian lamanya, tahun ini mencoba menghubungi aku kembali. Tapi alasannya uda beda lagi, bukan karna kita putus secara baik-baik aja tapi karna "KANGEN". Demi apapun, serasa bego. Dan ini ...

Ghibah?

Aku tahu apa kekurangan aku, kelemahan aku. Setiap orang pantas memberikan pendapat tentang siapa aku. Tentang bagaimana aku, bahkan semua tentang aku. Tapi apalah aku yang penuh kekurangan ini. Aku takkan peduli pendapat orang, bukan aku egois, bukan aku tidak mau menerima pendapat orang lain. Tapiiiii, ketika orang berkata jelek atau menilai buruk tentang kita, itu artinya mereka tidak mengenal kita. Pertanyaannya, apakah masih harus kita mendengarkan orang yang tak tau apa-apa tentang kita, tapi mereka berani menilai kita? Aku paham kita hidup sebagai makhluk sosial, kita butuh orang lain. Ketika kita butuh orang lain, tapi bukan orang lain yang bisa seenaknya saja menilai kita tanpa mengenal kita lebih jauh. Allah terus akan melihat apa yang telah kita perbuat. So, pikirkan apa yang akan kamu katakan. Jangan sampai kamu menyesal dengan apa yang telah kamu lakukan. Be smart guys!

Orang yang Tepat!

How do you do? Setelah aku buka lembaran baru dalam hidupku. Satu anganku mulai terwujud. Aku tak berhenti mengucapkan syukur. Tuhan begitu baik padaku. Termasuk dengan kehadiran orang-orang disampingku. Selama ini, apa yang mereka bilang cuma aku dengar. Tanpa aku pahami, maksud dan tujuannya. Tapi setelah semakin banyak orang yang bilang. Dan semua terkait, aku pikir ini harus diselesaikan. Hidupku tergantung dengan keputusan yang aku buat. Apapun yang telah aku tulis dan ukir selama ini. Akan menentukan hasil yang akan aku peroleh. Allah tidak pernah tidur, Allah mengatur segalanya. Ketika setiap orang punya pendapat, dan dia tak peduli sekitarnya. Apa itu tidak egois? Apa yang kamu mau, tidak selalu menjadi yang kamu butuhkan. Sedang kita hidup untuk memenuhi kebutuhan bukan kemauan. Ketika kamu berani mengambil keputusan, pahami apakah itu yang terbaik? Segala sesuatu haru dipertimbangkan, bukan? Aku tak pernah berharap pada sesuatu ke-an...

Kesalahan yang sudah

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Tapi apa kita harus terus menghukumnya? Sekali, dua kali ngejudge orang karna kesalahannya tentu boleh. Tapi kalau terus kalian judge, apa kalian tak peduli tentang perasaannya? Cobalah kalian sedetik aja bertukar posisi dengannya, apa kalian mau terus di judge orang karna kesalahan yang sudah kalian lakukan? Jangan muna deh, setiap orang pasti pernah berbuat salah, cuma ada yang berani minta maaf, ada yang tak berani minta maaf. Andai itu orang sudah minta maaf, apa kalian masih pantas ngejudge dia berkali-kali? Plis, kasihlah dia ruang untuk tak selalu mengingat tentang kesalahannya. Allah aja pemaaf, kenapa yang kita cuma makhluknya tak bisa? Apa orang yang sudah buruk akan terus jadi buruk? Bunga aja yang mekar bisa layu, apa kalian tak sadar akan hal itu? Pernahkah kalian berbuat salah tapi tak berani minta maaf? Sudahkah kalian berkaca? Ada orang yang berbuat salah dan berani minta maaf, tetep kalian judge sewaktu-waktu, apa itu adil...

Tergantikan

Merelakanmu bukan hal yang sulit. Karna bagiku, awalnya teman ga terlalu berarti jika berakhir jadi teman lagi. Ketika ada seseorang yang lebih bisa membuatku bahagia. Aku harap kau pun akan terlihat bahagia. Jangan berpikir buruk tentang aku. Ingat aja masa-masa kamu bisa tertawa karna hal konyol yang aku lakukan. Kita pernah tertawa bersama kan? Kita pernah saling menjaga, meskipun itu tak berlangsung sampai sekarang. Aku tak maksud untuk bermain belakang. Tapi dia ada dan membawa hal baru yang menyenangkan. Aku tak berpikir ini akan berlangsung lama. Semuanya sudah terjadi, dan aku hanya bisa berkata maaf. Bukankah setiap orang akan mencari yang lebih baik? Aku ga bilang kamu tidak baik, kamu jangan berpikir seperti itu! Kamu suda terlalu baik untukku, sampai aku tak punya alasan untuk meninggalkanmu. Dulu aku merasa 1 jam tanpa kabarmu kayak mau putus asa. Tapi sekarang apapun itu, aku ga peduli lagi. Karna kamu telah tergantikan. Nb: ini ga real, karna aku nulis...