Skip to main content

Posts

Bahagia? #38

Aku bilang mereka pembohong, dan aku benci saat mereka berbohong Aku benci saat mereka memberi harapan yang tak jelas arah tujuannya Tapi aku bukan orang yang pantang menyerah seperti apa kalian katakan Aku berani menanggung resikonya, dalam keadaan apapun itu Yang aku tau, haruskah aku terus berlari dalam ketidak tenangan?  Aku benci kebohongan tapi yang aku lakukan sekarang sebuah kebohongan besar Membohongi hati dan masa depanku Membohongi cinta yang aku pendam dalam jiwa Membohongi rasa yang aku bangun sedemikian rupa indahnya Aku memang bodoh, aku sangat pintar membohongi diri sendiri Aku terlalu pintar menyembunyikan rasa Padahal sebegitu indah rasa yang telah ada, aku telan tanpa berpikir ulang Aku rajut kebohongan baru dengan terus merasa bersalah Tapi jujur, bohong ini demi kebahagiaan yang telah Tuhan janjikan Aku bohong demi dapatkan nyatanya kebahagiaan yang telah lama aku rindukan Kelak semua akan tau, bahwa aku telah merajut tawa bahagianya Da...

Dia? #37

Bismillah, hai guys! Pernah aku mengagumi sosok yang mandiri Dia tak mudah menyerah meski tangannya mulai merah Dia sosok yang penyayang Bahkan untuk aku ungkapkan perasaan ini tak lama setelah mengenalnya Tak butuh waktu lama untuk kita sedekat itu Sosok yang mampu membanggakan orang tuanya Sampai saat ini aku masih mengaguminya Dia sangat pandai membuat setiap orang didekatnya menyayanginya Dia tak sempurna, tapi dia tak kenal kata menyerah Prinsipnya untuk tetap mencintai seseorang mampu membuatnya bahagia Kebahagian baginya bukan harta yang melimpah Tapi kasih sayang untuk orang yang dia cintai Dia tidak pernah memikirkan dirinya sendiri Dia selalu ada dan tetap akan selalu ada untuk orang yang dia sayangi Sosoknya yang mandiri mampu membuat orang tuanya tidak mengawatirkannya Sosoknya yang penyayang mampu membuatnya mudah dekat dengan sekitarnya Bahasanya yang lembut membuat dia mudah dikagumi setiap wanita Penampilannya yang selalu rapi membuat...

Kehilangan? #36

Bismillah, hai guys! Hari ini aku mau kulik soal takut kehilangan. Apakah memang benar apa kata kebanyakan orang? Kamu tidak akan pernah merasa kehilangan selagi belum dipisahkan selamanya. Tapi apa kamu sadar, kita takkan terpisah selamanya. Meskipun maut halangannya. Aku pikir, kamu masih bisa menemuinya lewat doa. Dan aku yakin, dia akan mendengarkannya. Ketika esok kita terpisahkan jarak dan waktu. Kamu pun masih bisa mengirimkan surat dan menanyakan kabarnya. Mungkin rindulah yang akan menemanimu ketika kamu merasa kehilangan. Sosok yang kamu impikan, kamu dambakan, akan selalu kamu rindukan bukan? Itu artinya kelak dia juga akan pergi dan kamu kehilangannya. Ketika itu terjadi, apa yang kamu lakukan? Tentu kamu takkan diam saja kan? Kamu akan melakukan segala cara untuk bisa menghubunginya Itu karna kamu tak mau merasa kehilangan. Kamu lupa, kalau kita bisa bertemu meski hanya lewat doa. Kamu lupa, kalau kita bisa menyayangi walau hanya lewat doa. Kamu juga pas...

Finally? #35

Bismillah, halo guys! Aku mau cerita soal pengalamanku kemaren sore nih Untuk pertama kalinya aku bertemu dengan mamanya Sempat beberapa waktu yang lalu aku nolak untuk bertemu dengan keluarganya Tapi kemaren meskipun sebentar udah ketemu Aku tau dia bahagia sekali Senyumnya begitu menunjukkan perasaan bahagianya Karena akhirnya aku mau di kenalin ke mamanya Kemaren sore itu aku sama dia rencana untuk melihat carnaval ponakannya Dan nyampe sana eh udah kelar Akhirnya kita pulang bareng dengan mamanya, tantenya, dan ponakannya Pertama kali ketemu sih aku pikir aku bakal degdegan, Tapi ternyata enggak Karna aku mulai mengerti apa yang bisa buat dia bahagia Udah dulu ya guys, punggungku mulai lagi sakitnya. Assalamualaikum

Bosan? #34

Bismillah, halo guys! Cerita ini tentang temanku yang susah move on. Hubungan mereka bisa dibilang backstreet Karena orang tua temanku tidak setuju dengan hubungan mereka Temanku dari keluarga angkatan Sedangkan pacar temanku ini bukan dari keluarga angkatan Mereka menganggap perbedaan itu jadi perbedaan yang harus di permasalahkan Temanku tetap menjalani hubungannya dengan baik-baik saja Berjalan seiring waktu, dua tahun kemudian Temanku berpikir untuk tidak melanjutkan hubungannya Aku sempat kaget mendengarnya Karna sebelumnya tak ada masalah yang ku dengar Waktu aku tanya padanya Dia cuma bilang "aku bosen" Dengar kata bosen, rasanya aku sebel gitu Soalnya dulu aku sering di putusin karena alasan itu Padahal didalam hubungan pasti ada rasa itu Cuma bagaimana kita menghadapinya Aku bilang padanya nantinya dia akan menyesal Tidak lama, sekitar 3 bulan berlalu Temanku cerita dia nangis karena melihat foto mantannya bersama cewek lain Aku cuma bilang dalam ...

Aku sayang kamu? #33

Bismillah, hai guys! Sempat aku berpikir untuk tidak memperlakukan dia sesuai kemauanku Tapi aku pernah tertipu dengan apa yang dia mau Bukan aku mencoba untuk mengingat yang lalu Dulu aku pernah sangat menyayangi seseorang Dia seorang pejalan dan pendaki Aku tak pernah khawatir dengan keadaannya setiap dia melakukan perjalanan Karna aku yakin dia adalah orang yang kuat Dia tak mudah menyerah Dan aku percaya dia selalu kembali dengan membawa cinta padaku Pagi itu, dia pamit untuk survey bumi perkemahan untuk acara komunitasnya Aku tak pernah mengawatirkannya bukan berarti aku tak peduli Dia pergi bersama teman-temannya Aku tak pernah tau ternyata dia bersama perempuan lain Dia bilang mereka cuma berteman Tak ada perasaan lebih dengannya Karena aku tau kejadian itu, aku mulai menjauhinya Aku bilang ke dia, kita tidak akan pernah bisa sama-sama Sekali saja aku tau orang yang aku sayang jalan dengan perempuan lain Itu cambuk untuk aku. Artinya aku bukan lagi perempuan...

Thanks? #32

Bismillah, hai guys! Kemaren aku baru keluar dari rumah sakit Lima hari opname di rumah sakit Hari pertama aku diambil darah untuk persiapan operasi Hari kedua di check dokter apakah siap untuk operasi apa enggak Setelah siap, karena hasil test darahnya baik dan normal Hari ketiga aku dioperasi, sekitar jam 9 pagi Sebelumnya sekitar jam 3 pagi aku sahur karena sebelum operasi harus puasa Setelah itu jam 6 pagi di pasang infus Sekitar pukul jam 8 aku diantar ke ruang persiapan operasi Banyak yang nemenin, artinya banyak juga yang khawatir Setelah nunggu sekitar satu jam di ruang persiapan, akhrinya aku dipindah keruang operasi Untuk pertama kalinya aku diruang operasi Liat suster-susternya sibuk masang kabel-kabel dibadanku Ga lama dokter bedah pun dateng Terakhir yang aku inget aku dibius sama susternya  Dua kali suntikan dan tidur.. Pas aku bangun, tibatiba uda di ruang pemulihan. Hidungku dikasih alat pernafasan  Dan tanganku masih di in...