Skip to main content

Posts

Keluar dari kegelapan

Ternyata seiring berjalannya waktu, aku makin tau. Banyak orang yang menguatkan aku, tanpa aku mengeluh padanya. Benar kata sebagian orang tentang apa itu cinta. Tak benar jika kita menjalani sesuatu tanpa cinta. Dan tak mudah rasanya, jika kita terus berpura-pura bahagia. Allah memang tidak pernah tidur, Allah tau apa yang kita butuhkan. Sekarang buktinya, ini semua dibuatNya nyata. Membuat aku bahagia tak terkira, meninggalkan kegelapan yang selama ini terpendam. Mulai banyak pertanyaan yang terjawab, termasuk kenapa Allah begitu sayang pada aku. Untuk kalian yang sekarang merasa hidupnya gelap, memang tak mudah dilalui, tapi kalian harus mencoba untuk mencari jalan keluarnya. Karena hidup dikegelapan itu tidak akan membuatmu bahagia. Cari seberkas cahaya dihatimu, ikuti sampai kalian temukan darimana asalnya.

Langkah terbesar

Langkah kedua terbesar dalam hidupku selama ini baru saja aku lewati. Tanpa berpikir panjang, tanpa memikirkan apa kata mereka. Keputusan yang terbaik baru saja aku ambil, untuk hidupku. Setiap orang pasti punya pilihan, dan berhak memilih bukan? Sepandai apapun orang lain, yang lebih mengerti kita adalah diri sendiri. Entah aku tidak mau menggiring opini banyak orang. Seolah semua orang membenarkan apa kataku. Tapi aku bersyukur dengan tak banyak kata yang keluar dari mulutku, Allah menunjukkan ke mereka bahwa aku lelah. Aku ingin berhenti dan melangkah ke jalan yang lain. Tentu aku yakin, akan banyak hati yang tersakiti. Akan banyak air mata yang jatuh, akan banyak kekecewaan padaku. Aku minta maaf. Pada semua orang yang kecewa atas pilihanku. Yang kecewa atas keputusanku. Aku berterimakasih Pada semua orang yang telah mendukungku. Yang telah mengerti apa mauku. Yang telah mendoakanku..

Aku gagal dan ini bukan aku.

Beberapa hal yang tidak akan pernah mereka tau, yaitu apa yang aku rasa.  Beberapa hal yang tidak akan pernah mereka pahami, yaitu apa yang aku inginkan. Aku merasa hidup tak memiliki arah dan tujuan. Dari aku kecil, aku belajar untuk memplanning semua yang akan aku lakukan esok. Mulai aku kuliah ditahun berapa, aku melanjutkan kuliah ditahun berapa, sampai aku menikah ditahun berapa. Tapi aku lupa, kalau aku cuma bisa berencana, Allah yang menentukan. Pernah satu dari plan ku mundur karena aku sakit, dan harus dirawat untuk beberapa bulan.  Harus mondar-mandir kerumah sakit, ke Lab, sampai ke pengobatan alternatif. Aku mulai sadar bahwa Allah tau aku lebih membutuhkan apa saat itu. Sampai dititik terendah aku ingin menyerah, tapi semua orang menatapku penuh harapan. Meminta dokter untuk melakukan yang terbaik untuk aku. Menungguku dirumah sakit sampai aku sembuh. Aku belajar lebih menghargai apa yang aku punya. Pengalaman yang mengajarkanku arti ketul...

Malam ini

Malam ini tak seindah malam-malam sebelumnya Mungkin karena suasana hati yang sepi tanpa kehadirannya Atau mungkin karena aku yang tak pandai bahagia Andai saja, waktu bisa ku ulang kembali Aku tak mau merubah apapun, tapi memperbaikinya Meski aku tau itu takkan mudah, setidaknya aku mencoba Seringkali hati ini berdebat dengan logika Entah apa yang terjadi, logika mesti kalah dan memilih untuk diam Apapun yang telah terjadi, cuma hati pemenangnya Tanpa aku sadari, tanpa aku sesali, semua telah terjadi Tapi aneh, kali ini hati tak mampu memenangkannya Bukan karna logika, tapi karna ego.

Merayakan ulang tahun?

Assalamualaikuuuuuum.. Kalo sudah baca salam diawal, pasti sudah pada bisa nebak dong aku mau cerita tentang apa hehe Tapi sebelumnya aku mau tegasin dulu, kalo yang aku ceritakan ini bukan aib dan tujuan aku cuma pengen share pengalaman yang sampe sekarang belum tau ujungnya sih wkwk Langsung aja ya ke intinya, di suatu waktu aku dan sekeluarga merencanakan untuk makan siang bersama disalah satu resto dikota kami. Yang kebetulan di bulan itu banyak diantara kami yang berulang tahun. Jujur, bukan bermaksud untuk merayakan tapi sebagai rasa syukur kita dengan masih diberi umur sama Allah yang artinya kita masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Entah apapun sebutannya, kami disini tidak berniat untuk merayakan ada berfoyafoya karena ulang tahun. Salah satu anggota keluarga kami mengeklaim bahwa itu perayaan ulang tahun jadi mereka tidak mau datang untuk makan bersama tersebut. Awalnya kami kecewa dengan keputusan yang mereka ambil. Tapi kami menyadari bahwa setiap orang b...

Hangat

Siang ini langit gelap, mendung tak terbendung Kudengar suara hujan seketika suasana menjadi senduh Aku duduk dan menatap banyaknya air yang jatuh perlahan Mengingatkan aku dengan hari dimana bersamamu adalah alasan kehangatan sore itu Senyummu menghiasi langit yang gelap ini Tawamu membuatku lupa dengan dinginnya hujan itu Nb: gara-gara hujan jadi inget moment itu, hangat.

Depresi

Gatau kenapa, aku pengen nulis ini. Bukan sebagai netizen yang pengen komenin kasus public figure. Cuma sebagai orang yang peduli dengan sesama. Hei guys, setiap orang punya pilihan bukan? Dan aku yakin kalian pasti sering kali memilih sesuatu atas dasar keputusan sendiri dong. Ayo dong coba saling menghargai keputusan orang lain atas dirinya sendiri. Diluar dia yang harus jujur atau tidak dihadapan kalian semua itu kan hak dia. Kalian pernah ga berpikir apa akibat dari tindakan hatecomment itu? Aku sempet ga abis pikir gitu, dimana hati kalian? Gampang banget rasanya jari kalian untuk menghina orang lain. Ayo dong guys, coba untuk menebarkan kebaikan ke sesama. Dengan apapun pilihan dia dalam hidupnya, kita sebagai sesama seharusnya bisa saling menghargai. Sedih rasanya, melihat orang sampe depresi karena bully.  Ketergantungan obat penenang karna depresi. Guys.. Coba lah ayo kita bareng-bareng menebarkan kebaikan. Kebaikan seperti apa kalian pasti bisa merangkum dari ocehan aku y...